Advertisement

Hebat! Siswa MAN 1 Surakarta Ini Ciptakan Aplikasi Pendeteksi Banjir Berbasis IoT

Ujang Hasanudin
Minggu, 12 Mei 2024 - 08:37 WIB
Ujang Hasanudin
Hebat! Siswa MAN 1 Surakarta Ini Ciptakan Aplikasi Pendeteksi Banjir Berbasis IoT Siswa MAN 1 Surakarta Juara Kreanova Surakarta. - Kemenag RI

Advertisement

Harianjogja.com, SOLO—Dua siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Surakarta berhasil membuat aplikasi pendeteksi banjir. Mereka melakukan riset hingga berhasil membuat aplikasi yang dinamakan "DeRas".

"DeRas" yaitu sistem monitoring deteksi bencana banjir kota Surakarta berbasis IoT. Alat ini mendeteksi bencana banjir dengan akurat dan terhubung dengan laman bot Telegram. Inovasi ini dibuat dua siswa MAN 1 Surakarta, Hanindawan Abdullah dan Farah Aulia.

Advertisement

"Latar belakang yang mendasari inovasi yaitu adanya banjir pada 2023 yang membuat 14 kelurahan di Kota Surakarta terendam banjir dan setiap tahunnya akan ada curah hujan tinggi," ungkap Farah Aulia di Surakarta, seperti dilansir dari laman resmi Kemenag RI, Minggu (12/5/2024)

Aplikasi ini dikembangkan Farah dan Hanindawan di bawah binaan Nur Hadi, Asterika dan Tatik Budi Raharti, selaku guru pembimbing.

Hanindawan menjelaskan, proses pembuatan DeRas diawali dengan merangkai 3 sensor, yaitu: sensor hujan, sensor water level, dan sensor water flow. Ketiga sensor ini akan menyalurkan sinyal ke mikrokontroler esp8266 shield.

"Data yang diperoleh akan memberi sinyal ke bot telegram DeRas untuk memberi notifikasi kepada masyarakat tentang awas, siaga, dan waspada banjir lewat bot telegram," urai Hanindawan.

BACA JUGA: Esai Deteksi Banjir Tim UGM Sabet Juara Kompetisi Nasional

"Kendala saat pembuatannya tidak ada, hanya saat percobaan prototipenya yang kurang memadai jika harus langsung ke sungai," sambungnya.

Aplikasi DeRas diikutkan dalam Lomba Kreasi dan Inovasi (Krenova). Ajang ini diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surakarta, pada 7 - 8 Mei 2024 di Solo Tecnopark.

"Alhamdulillah kami berhasil meraih juara I Krenova 2024," sebut Farah Aulia.

KRENOVA adalah agenda tahunan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Surakarta melalui Balitbangda yang sekarang berubah menjadi Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Surakarta. Lomba ini bertujuan mendorong terciptanya ekosistem inovasi di lingkungan Kota Surakarta. Tema Lomba Krenova 2024 adalah “Peningkatan Perekonomian dan Kesejahteraan Masyarakat yang Berdaya Saing melalui Optimalisasi Inovasi dan Teknologi Ramah Lingkungan”.

Baik Farah Aulia maupun Hanindawan Abdullah berharap DeRas dapat berkontribusi dalam memajukan Kota Surakarta di bidang manufaktur. DeRas juga diharapkan dapat mengedukasi masyarakat untuk lebih awas dan siaga terhadap potensi banjir. Sehingga, semua dapat menghindari adanya kerugian material akibat banjir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : kemenag.go.id

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Investasi Beach Club Raffi Ahmad di Gunungkidul Batal, Ini Respons Sultan HB X

Jogja
| Kamis, 13 Juni 2024, 13:47 WIB

Advertisement

alt

Makan Murah di Jogja: Berburu Street Food di Kotabaru

Wisata
| Minggu, 09 Juni 2024, 20:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement